ON LOCATION siap menjadi agen penjualan perhotelan utama Piala Dunia 2026


FIFA diperkirakan akan memilih On Location sebagai agen penjualan perhotelan utamanya untuk Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, berbagai sumber mengatakan kepada SBJ. Badan sepak bola global telah memilih perusahaan milik Endeavour dibandingkan sesama finalis RFP Beyond Hospitality, kata sumber tersebut. FIFA dan On Location menolak berkomentar.

Berdasarkan RFP Piala Dunia serupa yang diperoleh SBJ, On Location diyakini juga akan menjadi agen penjualan perhotelan untuk Piala Dunia Wanita 2027. FIFA diperkirakan akan memutuskan tiga pencalonan tuan rumah โ€“ pencalonan gabungan AS-Meksiko, pencalonan Brasil, dan pencalonan bersama Belgia, Jerman, dan Belanda โ€“ pada kongres tahunannya bulan depan di Thailand.

On Location juga bisa menjadi penyedia perhotelan untuk Piala Dunia Antarklub 2025, turnamen yang diperluas dengan 32 tim yang dijadwalkan akan diadakan di AS musim panas mendatang.

On Location, yang diluncurkan NFL pada tahun 2015 untuk menjual paket keramahtamahan untuk Super Bowl, menghadirkan pengalaman yang kuat dalam beroperasi di Amerika Utara. Ini merupakan hal yang lebih baru di pasar global tetapi sekarang memegang hak untuk dua acara olahraga internasional terbesar. Perusahaan, yang diakuisisi Endeavour pada tahun 2020, memenangkan hak keramahtamahan pada tahun 2021 untuk Paris 2024, Milan-Cortina 2026, dan Olimpiade LA 2028. Jaminan gabungan perusahaan untuk tiga Olimpiade adalah $1,3 miliar.

Jaringan sub-distributor global untuk wilayah tertentu yang didirikan On Location untuk Olimpiade Paris 2024 dapat menjadi model pendekatan mereka terhadap Piala Dunia.

Beyond Hospitality, diluncurkan oleh Jaime Byrom pada tahun 2023 dengan dukungan 30% dari konsultan Qatar Aspire Katara Hospitality, secara de facto merupakan pemegang hak perhotelan Piala Dunia. Match Hospitality AG, yang didirikan Byrom pada tahun 2007, mengawasi Program Perhotelan FIFA untuk setiap Piala Dunia sejak 2010, dan hubungan Byrom dengan badan pengelola olahraga global ini dimulai sejak Piala Dunia 1986 di Meksiko.

Dalam laporan tahunannya pada tahun 2022, FIFA memperkirakan akan menghasilkan rekor pendapatan sebesar $3,1 miliar dari hak perhotelan dan penjualan tiket selama siklus Piala Dunia 2023-2026, yang sebagian besar ditujukan untuk Piala Dunia putra. Badan pengatur global tersebut menunjuk pada "fitur perhotelan menarik yang sudah tertanam di stadion modern [Amerika Utara]" sebagai kunci dari proyeksi peningkatan sebesar 226% dari $949 juta selama siklus 2019-2022.

Share:

Related Posts:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog